
Sinode Dayak Borneo Tabiskan 11 Guru Injil dan 3 Pendeta di GDB Pusat
Landak – Sinode Gereja Dayak Borneo (GDB) menggelar Pentahbisan Guru Injil dan Pendeta yang berlangsung khidmat pada 14 Januari 2026 di GDB Pusat. Dalam ibadah
Iman yang hidup, komunitas yang peduli dan warisan yang diteruskan
GDB Tweet

Pangalangok GDB dan sebagai Perintis GDB

Pangalangok GDB Serawak Malaysia
VISI YANG MELAHIRKAN GEREJA DAYAK BORNEO
Besarnya komunitas Dayak tapi belum ada lembaga gereja dengan penamaan suku Dayak. Menurut data penduduk tahun 2022 total Suku Dayak Indonesia di Kalimantan sebanyak 5.437.746 jiwa dengan rincian; Kalimantan Barat: 2.194.562 jiwa (40%), Kalimantan Tengah : 1.290.562 jiwa (46%), Kalimantan Timur : 413.605 jiwa (11%), Kalimantan Utara :335.2957 jiwa (44%), Kalimantan Selatan : 86.060 jiwa (2%). Sedangkan di Negara Malaysia ( Serawak: 1.721.830 jiwa (58%) dan Sabah + Labuan: 1.272.913 jiwa (31%) jumlah Suku Dayak sebanyak 2.994.743 jiwa dan di Brunei Darussalam sebanyak 55.224 jiwa (12%). Jadi jumlah total Suku Dayak di Pulau Borneo sebanyak 7,376,320 jiwa.
Penganut agama Kristen/Katolik 4,9 juta, Agama Islam 1,6 juta, Agama Agama Budha 70 ribu, sisanya Agama Hindu Keharingan.
DOA KAMI by Sidney Mohede – Cover by GDB Praise

Landak – Sinode Gereja Dayak Borneo (GDB) menggelar Pentahbisan Guru Injil dan Pendeta yang berlangsung khidmat pada 14 Januari 2026 di GDB Pusat. Dalam ibadah

Ngabang, gerejadayakborneo.org – Perayaan Natal Wanita Gereja Dayak Borneo (GDB) mengusung tema “Allah Memilih Kita untuk Melayani Tuhan” yang diambil dari Lukas 1:34, berlangsung penuh sukacita di
Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya, Rabu (6/12) pagi meresmikan gedung Gereja Dayak Borneo di Ngabang Kabupaten Landak dengan ditandai pemotongan pita dan penandatanganan batu prasasti.
“Kami pemerintah provinsi sangat mendukung dengan berdirinya rumah ibadah Gereja Dayak Borneo ini di Kalimantan Barat. Sesuai visi dan misi pemerintah provinsi yakni mewujdukan masyarakat yang beriman, “ungkap Christiandy.

Women in sports continue to challenge stereotypes, redefine leadership, and inspire new generations. Breaking Barriers celebrates the achievements of women athletes, coaches, and advocates who are paving the way toward equality, representation, and inclusion in the world of sports.

“Pembagunan ini sudah berjalan sekitar 20 tahun dan efektif 10 tahun dengan menelan anggaran Rp. 2 milyar dari dana jemaat, pemerintah kabupaten Landak, pemerintah provinsi Kalbar, donatur dari luar, “kata Markus Amid yang juga anggota DPRD Kalbar ini.